banner 728x90
UMKM

Produk UMKM Makin Profesional, 25 Pelaku Usaha Probolinggo Dapat Etalase

×

Produk UMKM Makin Profesional, 25 Pelaku Usaha Probolinggo Dapat Etalase

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 25 pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo menerima bantuan sarana prasarana pemasaran berupa etalase./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Dukungan terhadap pelaku UMKM terus dilakukan untuk memperkuat pemasaran produk lokal. Kali ini, sebanyak 25 pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo menerima bantuan sarana prasarana pemasaran berupa etalase.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menata produk agar lebih menarik dan profesional. Selain itu, etalase juga menjadi sarana untuk mendukung peningkatan penjualan.

Tak hanya menerima bantuan, para pelaku UMKM juga mendapatkan pembekalan strategi pemasaran. Pembekalan tersebut diarahkan agar produk UMKM mampu bersaing dan menembus pasar modern.

Fungsional Pengembang Kewirausahaan Ahli Muda Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Rindang Kamaswari, mengatakan bantuan sarana pemasaran masih diperlukan oleh pelaku UMKM.

“Dipandang sangat perlu adanya dukungan pemberian bantuan sarana prasarana pemasaran produk, baik berupa gerobak, etalase maupun tenda,” ujar Rindang.

Menurutnya, keberadaan sarana pemasaran dapat membantu meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya promosi. Dampaknya diharapkan dapat mendorong peningkatan penjualan produk UMKM.

“Bantuan sarana prasarana ini diperlukan untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha tentang pentingnya promosi UMKM dan dapat meningkatkan penjualannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Haryo Bimo Bramantyo, mengatakan pelaku UKM perlu memperhatikan tampilan produk saat dipasarkan.

“Melalui kegiatan ini pelaku UKM didorong mampu menampilkan produk secara lebih menarik, tertata dan profesional sehingga meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen,” jelasnya.

Haryo berharap etalase yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Selain meningkatkan penjualan, sarana tersebut diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk UMKM.

“Pelaku UKM diharapkan menggunakan etalase untuk meningkatkan penjualan sekaligus membuka peluang perluasan akses pasar, baik di tingkat lokal maupun pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Menurut Haryo, semakin kuat sektor UKM, semakin besar pula kontribusinya terhadap perekonomian masyarakat. Karena itu, pengembangan UKM perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar.***