PROBOLINGGO,- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo menangani pria tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dan menjadi korban amuk massa di Desa Watuwungkuk, Kecamatan Dringu, Minggu (18/10/2026).
Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Probolinggo, Samsul Hadi, mengatakan pria tersebut diserahkan kepada Polsek Dringu setelah diduga mengambil kotak amal masjid sekitar pukul 03.56 WIB.
“Begitu menerima laporan dan koordinasi dari Polsek Dringu, kami langsung melakukan penanganan bersama pihak terkait. Prioritas awal adalah memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka-luka,” ujar Samsul.
Dinsos berkoordinasi dengan Puskesmas Dringu untuk memantau kondisi korban serta Disdukcapil guna menelusuri identitasnya melalui pemeriksaan data dan perekaman.
Samsul menjelaskan, penanganan selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan sosial pria tersebut. Koordinasi antarlembaga diperlukan agar korban mendapatkan pelayanan yang tepat.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Jika menemukan seseorang yang diduga mengalami gangguan jiwa atau membutuhkan pertolongan, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat maupun petugas terkait.
“Kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga situasi tetap kondusif. Serahkan penanganannya kepada petugas agar dapat dilakukan secara aman, manusiawi, dan sesuai prosedur,” pungkasnya.***

























