banner 728x90
Daerah

Jalan di Tongas Probolinggo Viral karena Rusak Parah, Warga Minta Pemda Bertindak Cepat

×

Jalan di Tongas Probolinggo Viral karena Rusak Parah, Warga Minta Pemda Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan penghubung Ambulu-Purut di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Kondisi jalan penghubung Ambulu-Purut di Kabupaten Probolinggo, kembali mencuri perhatian publik. Setelah videonya ramai di media sosial, keluhan warga pun semakin menguat.

Jalan yang menjadi jalur utama bagi warga antar Kecamatan Tongas, Sumberasih dan Lumbang itu kini berubah menjadi lintasan berlubang dan berlumpur, terutama saat hujan mengguyur di daerah sekitar.

Warga Sumberejo menilai kerusakan jalan sudah berada pada tahap yang sangat mengganggu aktivitas harian. Truk pengangkut hasil pertanian sering tersendat bahkan terjebak dalam lumpur, sementara kendaraan roda dua pun kerap tak mampu melintas.

“Warga sudah terlalu lama menunggu. Setiap hujan, jalannya seperti sungai lumpur,” ujar seorang warga yang mengaku resah.

Menjawab banyaknya keluhan, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Alfatih, memberikan penjelasan mengenai alasan belum adanya pembangunan menyeluruh pada ruas tersebut.

Ia menyebutkan bahwa pendanaan dari DAK maupun DAU belum dapat digunakan untuk proyek besar berskala panjang.

Baca Juga:  Tiga Kecamatan Jadi Sorotan, Satresnarkoba Probolinggo Ringkus Pengedar Narkoba

“Pembangunan total belum bisa dilakukan. Tapi kami akan upayakan perbaikan berkala tahun depan. Kami harap warga bersabar,” kata Alfatih, Minggu (16/11/2025).

Di sisi lain, suara kritis datang dari Bupati LSM LIRA Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda. Setelah melihat langsung video viral kerusakan jalan tersebut, ia menilai bahwa kondisi yang terjadi sudah sangat darurat.

“Kalau tidak bisa dibangun penuh, minimal dicicil dulu. Saya lihat videonya, truk pun nyellet, tidak bisa lewat. Kasihan masyarakat,” ujarnya menekankan.

Salamul Huda mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil keputusan dan memberikan solusi konkret agar akses warga tidak semakin terhambat. Menurutnya, pemerintah harus menempatkan aspirasi warga di posisi terpenting.

Dengan masifnya perhatian publik, warga Lumbang kini menanti langkah nyata dari pemerintah Kabupaten Probolinggo. Harapannya, perbaikan jalan Ambulu-Purut tidak lagi hanya wacana, tetapi benar-benar diwujudkan demi kelancaran mobilitas dan perekonomian masyarakat.***