banner 728x90
Berita

Hadapi Libur Nataru 2026, KAI Daop 8 Perkuat Infrastruktur Jalur Kereta

×

Hadapi Libur Nataru 2026, KAI Daop 8 Perkuat Infrastruktur Jalur Kereta

Sebarkan artikel ini
PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya saat melakukan peningkatan dan perawatan prasarana perkeretaapian./ Foto: Istimewa

SURABAYA,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus melakukan peningkatan dan perawatan prasarana perkeretaapian sejak awal Oktober 2026 guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Pekerjaan yang dijadwalkan selesai pada awal Desember mendatang ini bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan sekaligus memastikan kesiapan layanan menghadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari penggantian rel, bantalan, dan wesel, pembenahan geometri jalur serta jalan perlintasan, hingga penguatan tubuh baan, perbaikan jembatan, dan sistem drainase.

Peningkatan juga mencakup penambahan jalur di emplasemen Surabaya Pasarturi serta perbaikan prasarana di emplasemen Kalimas dan Sidotopo, lintas Malang-Blitar, serta Waru-Sidoarjo.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

“Keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami. Melalui peningkatan prasarana secara berkelanjutan, kami berupaya memastikan kondisi jalur dan komponen pendukungnya tetap andal,” ujar Mahendro, Rabu (14/10/2026).

Selama proses pengerjaan, KAI Daop 8 memberlakukan pembatasan kecepatan kereta api di 16 titik wilayah operasional. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah pengamanan selama perbaikan berlangsung.

Dampaknya, waktu tempuh perjalanan berpotensi bertambah dan sejumlah kereta api dapat mengalami keterlambatan saat melintasi lokasi pekerjaan.

Mahendro mengakui bahwa ketepatan waktu menjadi salah satu hal yang diperhatikan pelanggan. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan perbaikan maupun pengaturan perjalanan kereta api.

Untuk itu KAI juga berupaya mengoptimalkan operasional agar pekerjaan prasarana tidak terlalu mengganggu layanan kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu aspek penting bagi pelanggan. Kami memohon maaf atas potensi keterlambatan dan ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan selama pekerjaan berlangsung,” katanya.

Untuk mengantisipasi perubahan waktu perjalanan, KAI Daop 8 mengimbau pelanggan agar merencanakan perjalanan lebih awal dan memperhitungkan kemungkinan keterlambatan. Masyarakat juga diminta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI serta mengikuti arahan petugas di stasiun.

Peningkatan prasarana tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan KAI Daop 8 Surabaya dalam melayani masyarakat selama Angkutan Nataru 2026.

Dengan demikian, keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api diharapkan tetap terjaga di tengah potensi meningkatnya jumlah penumpang pada masa liburan akhir tahun.***