JAKARTA,- NVIDIA resmi memasuki pasar prosesor laptop konsumen melalui platform RTX Spark. Teknologi baru ini akan menjadi tenaga utama sejumlah laptop premium berbasis Windows on Arm yang meluncur pada musim gugur mendatang.
RTX Spark menggabungkan CPU 20 inti hasil kolaborasi NVIDIA dan MediaTek, GPU Blackwell dengan 6.144 core, serta memori terpadu hingga 128GB. Performa tinggi dan efisiensi daya menjadi keunggulan utama yang ditawarkan.
Microsoft menjadi salah satu produsen pertama yang mengadopsinya melalui Surface Laptop Ultra. Perangkat ini hadir dengan layar mini-LED 15 inci dan diklaim sebagai Surface paling bertenaga yang pernah dibuat.
Asus turut memperkenalkan ProArt P16 untuk kalangan kreator profesional. Laptop ini mengusung layar 4K OLED 16 inci, baterai besar, serta dukungan memori hingga 128GB.
Selain itu, Asus juga menghadirkan ProArt P14 yang lebih ringkas dan mudah dibawa. Meski berukuran lebih kecil, spesifikasi yang ditawarkan tetap menyasar kebutuhan kreatif kelas profesional.
MSI memilih konsep berbeda lewat Prestige N16 Flip AI Plus. Laptop 2-in-1 ini dapat digunakan sebagai notebook maupun tablet dan dilengkapi fitur AI berbasis stylus.
Sementara itu, Dell, Lenovo, dan HP juga telah menyiapkan perangkat berbasis RTX Spark. Ketiga perusahaan tersebut akan membawa lini premium mereka ke ekosistem baru NVIDIA.
NVIDIA menyebut lebih dari 30 model laptop RTX Spark saat ini tengah dikembangkan. Generasi awal akan menyasar pasar premium sebelum varian yang lebih terjangkau mulai diperkenalkan.
Kehadiran RTX Spark menjadi langkah penting bagi perkembangan Windows on Arm. Teknologi ini diharapkan mampu menghadirkan kombinasi performa, AI, dan daya tahan baterai dalam satu perangkat.***














