banner 728x90
News

IPDA dan Desa Mojohagung Sulap Lahan Jadi Koridor Hijau Bernilai Miliaran

×

IPDA dan Desa Mojohagung Sulap Lahan Jadi Koridor Hijau Bernilai Miliaran

Sebarkan artikel ini
IPDA bersama Pemerintah Desa Mojohagung, Kabupaten Grobogan, menginisiasi gerakan penanaman alpukat./ Foto: Istimewa

GROBOGAN,- Ikatan Pemuda Penggerak Desa Indonesia (IPDA) bersama Pemerintah Desa Mojohagung, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, menginisiasi gerakan penanaman alpukat sebagai bagian dari pembangunan koridor hijau produktif berbasis inovasi dan riset.

Aksi dimulai dengan penanaman alpukat aligator di sepanjang koridor desa. Tidak sekadar penghijauan, alpukat dipilih karena memiliki akar kuat untuk menjaga stabilitas tanah, sekaligus bernilai ekonomi tinggi dan dikenal sebagai superfood yang potensial menjadi komoditas unggulan desa.

Kegiatan ini turut melibatkan kolaborasi multi-level, di antaranya Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, BRIDA Jawa Tengah, DLH Provinsi Jawa Tengah, serta Jamkrida Jawa Tengah.

Kepala DLH Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dari pendekatan preventif dalam mengatasi krisis lingkungan.

BRIDA Jawa Tengah mendorong agar model ini dikembangkan lebih luas dengan dukungan riset dan teknologi.

Ketua IPDA menegaskan bahwa desa harus menjadi pusat inovasi berbasis masyarakat.

Wasekjen IPDA, Muhammad Sakur, S.Sos., M.Sc., menambahkan bahwa pendekatan ini berbasis evidence, mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik sosial desa untuk membangun sistem ekologis yang berkelanjutan.

Gerakan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun masa depan desa: menguatkan lingkungan, membuka peluang ekonomi, dan menciptakan model pembangunan berkelanjutan dari desa untuk Indonesia.***