PROBOLINGGO,- Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Job Fair Inklusi sebagai upaya membuka peluang kerja bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di GOR A. Yani, Rabu (15/4/2026).
Tahun ini, pemkot meningkatkan frekuensi pelaksanaan job fair. Jika sebelumnya hanya digelar satu kali, kini menjadi tiga kali dalam setahun.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja. Terutama bagi masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Tahun ini ada tiga kali. Kalau satu kegiatan membuka sekitar 600 lowongan, maka totalnya bisa mencapai kurang lebih 2.000 peluang kerja,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini bersifat inklusif. Artinya terbuka untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Menurutnya, job fair menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Saya berharap kegiatan ini membawa manfaat, khususnya bagi pencari kerja,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan kali ini, sebanyak 30 perusahaan turut ambil bagian. Perusahaan tersebut berasal dari dalam maupun luar Kota Probolinggo.
Total tersedia 666 lowongan pekerjaan. Rinciannya, 321 untuk perempuan dan 345 untuk laki-laki.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Probolinggo berharap angka pengangguran dapat ditekan. Sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.***













