PROBOLINGGO,- Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AA menjadi korban pembegalan di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pada Sabtu pagi (11/4/2026) sekitar pukul 04.43 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah menjalankan aktivitasnya sebagai driver. AA diketahui merupakan warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna merah.
Informasi insiden ini sempat beredar luas di sejumlah grup WhatsApp warga dan mengundang perhatian masyarakat. Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat dirinya menerima pesanan penumpang seperti biasa.
Namun di tengah perjalanan, penumpang tersebut meminta untuk diturunkan di lokasi yang sedikit bergeser ke arah selatan dari titik tujuan awal. Permintaan itu dituruti tanpa menimbulkan kecurigaan.
Situasi berubah sesaat setelah korban menurunkan penumpang. Dua orang tak dikenal datang menghampiri dengan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna merah hitam.
“Setelah menurunkan penumpang, langsung datang dua orang naik motor Vario merah hitam dan langsung membacok saya,” ujar AA.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian tangan kiri. Dalam kondisi terluka, korban tidak dapat melakukan perlawanan.
Setelah melukai korban, pelaku langsung merampas sejumlah barang milik AA, di antaranya dua jaket Maxim, helm, serta tas kerja yang dibawanya saat beroperasi.
“Habis membacok, mereka (pelaku) ambil paksa dua jaket Maxim, helm, dan tas saya,” tegasnya.
AA menduga kuat aksi pembegalan tersebut tidak dilakukan secara acak. Ia mencurigai adanya keterkaitan antara pelaku dengan penumpang yang sebelumnya ia antar, mengingat waktu kejadian yang berlangsung sangat cepat setelah penumpang diturunkan.***












