banner 728x90
Daerah

Akses Vital Warga Tiris Lumpuh, Pemkab Probolinggo Turun Tangan Tangani Longsor

×

Akses Vital Warga Tiris Lumpuh, Pemkab Probolinggo Turun Tangan Tangani Longsor

Sebarkan artikel ini
Akses jalan penghubung Dusun Andungminian, Desa Segaran menuju Kecamatan Tiris longsor./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Akses jalan penghubung Dusun Andungminian, Desa Segaran menuju Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, terputus akibat longsor pada Senin (23/2/2026) malam.

Material tanah ambrol sepanjang 20-30 meter. Badan jalan tergerus dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat. Roda dua masih diperbolehkan melintas terbatas. Petugas berjaga di sekitar lokasi untuk mengatur arus.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengky C Saputra menyatakan pihaknya telah melakukan penilaian teknis. Perhitungan kebutuhan penanganan darurat dan perbaikan permanen tengah disusun.

“Kami sudah lakukan assessment. Saat ini fokus pada penanganan darurat dan penghitungan anggaran, termasuk opsi penggunaan Belanja Tidak Terduga,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo memasang tujuh lembar terpal sepanjang kurang lebih 35 meter. Langkah ini untuk menutup tebing terbuka dan mengurangi resapan air hujan.

“Kami lakukan mitigasi awal agar tidak terjadi longsor susulan. Kondisi tanah masih labil,” kata perwakilan BPBD.

Baca Juga:  Driver Ojol Probolinggo Gelar Tahlil untuk Affan Kurniawan Korban Rantis Brimob

Pengamanan lalu lintas dilakukan bersama Polres Probolinggo, Polsek, Koramil, serta pemerintah desa dan kecamatan. Jalur roda empat ditutup total demi keselamatan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo turut melakukan rekayasa lalu lintas. Water barrier dipasang sepanjang sekitar 30 meter di area terdampak.

“Kami pasang barrier dan rambu peringatan untuk membatasi kendaraan roda empat. Arus roda dua kami atur agar tetap terkendali dan tidak mendekati titik rawan,” ujar perwakilan Dishub.

Dishub juga menambah penerangan sementara di sekitar lokasi. Langkah ini untuk mengantisipasi risiko kecelakaan pada malam hari.

“Kami imbau masyarakat tidak memaksakan melintas di luar ketentuan. Keselamatan menjadi prioritas,” tegasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warga sementara diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui sisi barat atau akses persawahan hingga penanganan lebih lanjut selesai dilakukan.***