PROBOLINGGO,- Gelombang kritik mengalir setelah beredarnya video perayaan ulang tahun Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma. Momen tersebut dinilai tidak pantas karena terjadi saat sejumlah wilayah tengah dilanda bencana.
Video berdurasi 2 menit 7 detik itu memperlihatkan suasana perayaan di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo. Tayangan tersebut langsung memicu reaksi keras dari masyarakat di media sosial.
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Probolinggo ikut angkat suara. Mereka menilai perayaan itu melukai perasaan rakyat yang sedang berjuang menghadapi musibah banjir dan bencana lainnya.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pejabat daerah hadir dalam acara tersebut. Di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, serta beberapa staf Sekretariat DPRD.
Ketua PC PMII Probolinggo, Dedi Bayu Angga, menyebut peristiwa itu sebagai bentuk krisis empati pejabat publik. Menurutnya, gedung DPRD merupakan fasilitas negara yang dibangun dari uang rakyat.
“Di saat masyarakat berduka, pejabat justru merayakan ulang tahun di gedung wakil rakyat. Ini mencederai rasa keadilan dan kepekaan sosial,” tegas Dedi, Sabtu (24/1/2026).
Ia menilai, peristiwa tersebut berpotensi merusak citra lembaga DPRD di mata publik. Kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat pun bisa semakin terkikis.
PMII Probolinggo mendesak adanya klarifikasi terbuka kepada masyarakat. Mereka menilai etika pejabat publik harus dijunjung tinggi, terutama saat rakyat membutuhkan kehadiran negara.
Selain itu, PMII juga meminta evaluasi internal dilakukan secara serius. Sanksi etik dinilai perlu dijatuhkan jika terbukti terjadi pelanggaran penggunaan fasilitas negara maupun waktu kerja.
“Pejabat publik seharusnya hadir bersama rakyat saat masa sulit, bukan sebaliknya,” pungkasnya.***














