JAKARTA,- UMKM perempuan menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini tidak lepas dari peran platform digital yang semakin mudah diakses.
Senior Director of Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan banyak perempuan memulai bisnis langsung dari rumah. Platform digital menjadi langkah awal yang paling relevan bagi mereka.
“Perempuan di UMKM itu bertumbuh sangat pesat dan mayoritas memulai bisnisnya dari rumah dengan memanfaatkan platform digital,” ujar Stephanie dalam acara She-Connects di Jakarta, dikutip Sabtu (17/1/2026).
Ia menyebut UMKM perempuan banyak bergerak di sektor yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di antaranya fesyen, kecantikan, produk ibu dan anak, serta makanan dan minuman.
Menurut Stephanie, marketplace dan social commerce kini tidak hanya menjadi tempat berjualan. Platform tersebut juga membuka ruang interaksi melalui konten dan siaran langsung.
“Bukan hanya jualan, tapi juga bagaimana membuat konten, storytelling, dan berinteraksi dengan audiens lewat live commerce,” jelasnya.
Akses pasar yang luas menjadi peluang terbesar bagi UMKM perempuan. Produk kini bisa menjangkau konsumen lintas daerah tanpa batas geografis.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Stephanie menyoroti literasi digital, manajemen waktu, dan kepercayaan diri sebagai kendala utama.
Kepercayaan diri dinilai penting, terutama saat melakukan live streaming. Kemampuan komunikasi dan konsistensi menjadi kunci dalam menarik minat pembeli.
“Upload dulu, posting dulu, jangan takut,” kata Stephanie.
Ia juga menekankan pentingnya persiapan dan pemanfaatan fitur analitik saat siaran langsung. Hal ini berguna untuk menjaga engagement audiens tetap tinggi.
Untuk mendukung UMKM perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop menyediakan berbagai program edukasi. Di antaranya Shop Academy dan Waktunya Start Academy.
Selain itu, terdapat program pemberdayaan perempuan seperti emak-emak melek digital. Program ini dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan literasi digital perempuan.***















