PROBOLINGGO,- Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris (Gus Haris) mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api dalam skala besar. Imbauan ini disampaikan menjelang perayaan Tahun Baru 2026.
Menurut Bupati, perayaan tahun baru dapat dilakukan dengan cara yang lebih sederhana. Kegiatan positif dinilai lebih bermakna dibandingkan pesta kembang api.
Imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tidak semua kebahagiaan harus dinyalakan dengan kembang api. Ada doa, sedekah, dan harapan baik yang jauh lebih bermakna,” ujar Haris, Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan, Pemkab Probolinggo mendukung penuh imbauan Pemprov Jawa Timur. Tujuannya agar perayaan tahun baru berlangsung aman dan penuh keberkahan.
Bupati juga mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat. Doa bersama dan kepedulian sosial menjadi pilihan yang dianjurkan.
“Semoga tahun 2026 menjadi tahun terbaik bagi kita semua, penuh keberkahan, keselamatan, dan kemajuan untuk Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.***















