banner 728x90
Nasional

Rapim TNI-Polri 2026, Prabowo Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme Tanpa Tawar

×

Rapim TNI-Polri 2026, Prabowo Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme Tanpa Tawar

Sebarkan artikel ini
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri./ Foto: BPMI Setpres

JAKARTA,- Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri yang digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan arah kebijakan pertahanan serta keamanan nasional di awal tahun.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Rapim merupakan agenda rutin tahunan. Tahun ini, pengarahan langsung diberikan Presiden di kompleks Istana Merdeka.

“Ini forum konsolidasi tahunan. Bapak Presiden memberikan arahan langsung kepada seluruh jajaran pimpinan TNI dan Polri,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa TNI dan Polri adalah benteng utama negara. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat melalui kinerja yang profesional dan berintegritas.

Menurut Prasetyo, Presiden juga memberikan apresiasi atas kontribusi TNI-Polri dalam mengawal berbagai agenda prioritas pemerintah. Dukungan tersebut dinilai krusial dalam menjaga stabilitas nasional.

Baca Juga:  Sri Mulyani: THR PNS, TNI-Polri Dipastikan Cair 100 Persen

“Presiden menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan pengabdian TNI-Polri dalam memastikan program pemerintah berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Prabowo turut menekankan pentingnya kepemimpinan yang tegas dan adil di internal institusi. Pimpinan diminta tidak ragu memberi penghargaan kepada anggota yang menunjukkan prestasi luar biasa.

Selain itu, Presiden menyoroti keterlibatan aktif TNI-Polri dalam penanganan bencana alam, pengamanan wilayah perbatasan, hingga dukungan pembangunan di daerah tertinggal.

“Beliau menegaskan bahwa kehadiran TNI-Polri harus selalu dirasakan rakyat, terutama dalam situasi darurat dan menjelang momentum besar seperti Ramadan dan Idulfitri,” tambah Prasetyo.

Rapim ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan, stabilitas, dan keamanan nasional sepanjang tahun 2026.***