PROBOLINGGO,- Pemerintah Kota Probolinggo membuka Ramadan Fest, War Takjil, dan Pasar Murah 2026. Kegiatan digelar di Sentra Wisata Kuliner GOR Ahmad Yani, Sabtu (21/2/2026).
Festival terswbut berlangsung dari 21 Februari hingga 14 Maret 2026. Warga tampak antusias sejak hari pertama.
Kepala DKUP Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, menyebut kegiatan ini menjaga stabilitas harga. Sekaligus memberi ruang promosi bagi pelaku UMKM dan PKL.
“Pasar Murah dan War Takjil ini bertujuan menjaga stabilitas harga selama Ramadan 1447 Hijriah serta memberi kesempatan pelaku usaha memasarkan produknya,” ujarnya.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengapresiasi kolaborasi semua pihak. Ia memastikan kegiatan berjalan tanpa membebani APBD.
“Alhamdulillah, Ramadan Fest dan War Takjil tahun ini berlangsung tiga minggu tanpa menggunakan APBD. Ini berkat dukungan sponsorship,” kata Orang nomor satu di Kota Probolinggo.
Ia juga menyinggung capaian kebersihan kota. Kota Probolinggo masuk 34 daerah terbaik dari 518 kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah.
Pemkot berharap kegiatan ini mendorong pertumbuhan UMKM. Sekaligus menekan inflasi jelang Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Inflasi Februari tercatat 3,4 persen. Pemerintah menargetkan turun menjadi 2,75 persen sebelum Lebaran.***














