KALTIM,- Presiden Prabowo Subianto menerima laporan terbaru terkait progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) saat kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh jajaran Otorita IKN.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden sejak awal menaruh perhatian serius terhadap pembangunan fasilitas negara di IKN. Percepatan pembangunan dinilai penting agar sarana pemerintahan dapat segera difungsikan.
“Presiden menekankan agar pembangunan fasilitas untuk lembaga legislatif dan yudikatif bisa dipercepat dan ditargetkan rampung pada 2028,” kata Prasetyo Hadi kepada awak media dikutip, Minggu (18/1/2026).
Dalam rapat bersama Otorita IKN, Presiden juga memberikan sejumlah catatan penting. Arahan tersebut mencakup penyempurnaan desain serta optimalisasi fungsi bangunan agar sesuai kebutuhan pemerintahan ke depan.
Menurut Prasetyo, Presiden meminta Otorita IKN bersama Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan perbaikan. Tujuannya agar proses pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Percepatan pembangunan ini diharapkan mampu mewujudkan operasional tiga pilar utama pemerintahan, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif, di IKN. Pemerintah menargetkan ketiga fungsi tersebut dapat berjalan secara optimal.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan IKN dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan berkelanjutan. IKN diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru yang modern dan representatif.***















