PROBOLINGGO,- Pemerintah Kota Probolinggo bersama Polres Probolinggo Kota menggelar Giat Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025.
Kegiatan ini dirangkai dengan pencanangan penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 sebagai langkah berkelanjutan mendukung sektor pangan.
Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Didid Wahyu Agustiawan, menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
Menurutnya, program ini sejalan dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Polri, kata dia, hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam penguatan sektor strategis seperti pangan.
Kompol Didid menjelaskan, pendampingan dilakukan di lahan produktif seluas sekitar 10 hingga 12 hektare. Lahan tersebut tersebar di lima kecamatan wilayah Kota Probolinggo dan tiga kecamatan di wilayah kabupaten.
Selain itu, terdapat pula lahan baku sawah yang telah dilakukan peredaman. Saat ini, luas lahan baku sawah yang tercatat mencapai sekitar 24 hektare sebagai bagian dari upaya optimalisasi lahan pertanian.
Ia menekankan bahwa program ketahanan pangan tidak bisa dijalankan sendiri. Diperlukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Bulog, dinas terkait, pihak rekanan, hingga kelompok tani.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Tanpa kerja sama, program ketahanan pangan tidak mungkin berjalan optimal,” tegasnya, Kamis (8/1/2026).
Sebagai bentuk dukungan konkret, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bibit jagung kepada Kelompok Tani Sinar Harapan. Bibit yang disalurkan merupakan hasil kerja sama Polres Probolinggo Kota dengan PT Maxsi dan PT Syngenta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan produktivitas pertanian jagung di wilayah Probolinggo semakin meningkat. Sinergi antarinstansi pun diharapkan mampu menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di daerah.***














