banner 728x90
Daerah

LPG 3 Kg Langka, Pemkab Probolinggo Ajukan Tambahan Besar ke Pertamina

×

LPG 3 Kg Langka, Pemkab Probolinggo Ajukan Tambahan Besar ke Pertamina

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gas LPG 3Kg di distribusikan tepat sasaran./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Krisis LPG 3 kilogram dirasakan warga Kabupaten Probolinggo dari menjelang Lebaran. Kelangkaan ini dipicu lonjakan kebutuhan dan kepanikan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bergerak cepat. Mereka mengajukan tambahan pasokan sebanyak 100 ribu tabung ke Pertamina.

Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris, mengatakan pihaknya sudah melakukan kajian sejak pertengahan bulan. Fokusnya pada potensi gangguan distribusi hingga dampak isu global.

“Sejak awal kami sudah mengkaji lebih jauh, terutama terkait isu perang dan sebagainya. Di awal sempat terjadi panic buying karena pengaruh pemberitaan,” ujarnya.

Kondisi sempat membaik setelah distribusi tambahan pada 19-20 Maret 2026. Namun, menjelang Hari Raya Idul Fitri, kepanikan kembali terjadi di sejumlah wilayah.

Pemkab kembali mengambil langkah antisipatif. Tambahan kuota LPG diajukan demi menjaga ketersediaan di lapangan.

“Kami sudah mengajukan tambahan 100 ribu tabung LPG kepada Pertamina. Semoga ini direspons dengan baik untuk memastikan ketersediaan hingga H+6,” jelasnya.

Ia menambahkan, fenomena ini dipengaruhi dua faktor utama. Yakni isu perang dan meningkatnya kebutuhan saat Lebaran.

“Fenomena ini dipicu oleh isu perang dan juga momentum Lebaran. Kami berupaya agar ke depan distribusi tetap terjaga dengan baik, khususnya di Kabupaten Probolinggo, karena masyarakat sangat membutuhkan,” pungkasnya.***