JAKARTA,- Konten kreator ternama Willie Salim kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, pengakuan datang dari Risky, mantan talent konten giveaway yang pernah terlibat langsung.
Risky menyebut sejumlah konten aksi sosial Willie Salim diduga merupakan settingan. Ia menilai konsep tersebut memang sudah dirancang sejak awal.
“Kalau menurut saya setting-an. Karena emang dari awal ini kan kontennya konten setting,” ujar Risky, dikutip pada Minggu (25/1/2026).
Pengakuan itu muncul setelah Risky terlibat dalam pembuatan konten pohon pisang yang sempat viral. Ia mengaku mengetahui skenario tersebut saat diajak langsung oleh tim manajemen Willie.
Menurut Risky, proses pembuatan konten diawali dengan kesepakatan tertentu. Semua adegan sudah dibicarakan sebelum kamera dinyalakan.
Ia menjelaskan, pertemuan antara dirinya dan Willie Salim di pinggir jalan bukanlah kejadian spontan. Adegan tersebut murni akting.
Tim Willie disebut sudah mengatur posisi dan situasi. Risky diminta berperan sebagai driver ojek online yang sedang menunggu order.
“Di situ langsung diganti angkat pisang. Angkat pohon pisang. Awalnya dia bilang, ‘Mas, tolong cariin saya pisang sama pohon-pohonnya. Nanti saya kasih dua juta,” ungkapnya.
Risky juga diarahkan untuk tetap duduk di atas motor. Willie kemudian mendatanginya seolah terjadi pertemuan mendadak.
“Nanti caranya tuh lu tinggal duduk di motor diam. Jadi entar Kak Willie nyamperin. Seolah-olah ketemu dadakan,” jelas Risky.
Dalam video, Willie Salim terlihat memberikan uang tunai Rp2 juta kepada Risky. Adegan tersebut menimbulkan kesan aksi sosial spontan.
Namun, kenyataan berbeda terjadi setelah pengambilan gambar selesai. Uang tersebut disebut diminta kembali oleh tim.
Risky mengaku hanya menerima Rp500 ribu. Jumlah itu jauh dari yang ditampilkan di depan kamera.
“Pas saya mau pulang dikasih gopek. Di depan kamera dua juta, di belakang kamera gope,” katanya.
Ia pun menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, konten tersebut hanya demi pencitraan.
“Berarti dia cuma nyari pamor doang,” pungkas Risky.***














