banner 728x90
Daerah

Kilas Prestasi 1 Tahun, Wali Kota Probolinggo Fokus Tekan Stunting hingga 1 Persen

×

Kilas Prestasi 1 Tahun, Wali Kota Probolinggo Fokus Tekan Stunting hingga 1 Persen

Sebarkan artikel ini
Ribuan kader posyandu memadati kegiatan Kilas Prestasi 1 Tahun Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo./ Foto: Pemkot

PROBOLINGGO,- Ribuan kader posyandu memadati kegiatan Kilas Prestasi 1 Tahun Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo di Alun-alun Probolinggo, Jumat (27/3/2026).

Sebanyak 1.319 kader dari seluruh wilayah Kota Probolinggo hadir. Kegiatan ini dirangkai dengan penguatan kader posyandu, lansia smart, serta pembinaan program HIV.

Suasana berlangsung meriah. Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah senam kreasi bersama yang diikuti penuh semangat oleh peserta.

Dalam kesempatan itu, diberikan penghargaan kepada enam kader terbaik. Sertifikat diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di bidang pelayanan kesehatan masyarakat.

Wali Kota Probolinggo, Aminudin, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dari lingkungan sekitar.

Ia menyebut langkah sederhana seperti kerja bakti dan bersih-bersih menjadi bagian penting dari upaya pencegahan penyakit.

Selain itu, Pemkot juga menyiapkan program anak asuh stunting. Program ini akan melibatkan pejabat di lingkungan pemerintah kota.

Targetnya cukup ambisius. Angka stunting ditekan hingga mencapai 1 persen.

“Kita ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat dan bebas stunting,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, terdapat enam standar pelayanan minimal yang difokuskan. Di antaranya pemenuhan gizi, imunisasi, hingga penanaman lavender untuk mencegah jentik nyamuk.

Perhatian juga diberikan pada penyakit lain. Seperti tuberkulosis dan hipertensi pada lansia.

Wali kota menegaskan pembangunan daerah tidak lepas dari berbagai aspek penting. Mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga sosial dan perumahan.

Di sisi lain, transformasi digital terus didorong. Sebanyak 219 posyandu di Kota Probolinggo mulai didigitalisasi.

Pemkot juga menghadirkan inovasi layanan darurat. Yakni mobil SIGAS (Siap Aksi Langsung Gas) di setiap kecamatan.

Layanan ini disiapkan untuk respon cepat kebutuhan masyarakat. Sosialisasi lebih lanjut akan segera dilakukan.

“Semoga Kota Probolinggo bisa terus naik kelas melalui berbagai upaya revitalisasi,” tambahnya.

Diketahui, pemilihan kader terbaik dilakukan melalui sejumlah tahapan. Penilaian mengacu pada wilayah puskesmas di Kota Probolinggo.***