banner 728x90
Daerah

Jambu Diduga Berulat di Menu MBG Probolinggo, SPPG Tongas Kulon Beri Klarifikasi

×

Jambu Diduga Berulat di Menu MBG Probolinggo, SPPG Tongas Kulon Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Rizky Adrianto selaku Chef SPPG Tunas Tulon yang mewakili Yayasan Mitra dan Ketua SPPG menyampaikan klarifikasi./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Sebuah video yang memperlihatkan buah jambu diduga berulat dalam menu Program MBG di Kabupaten Probolinggo viral di media sosial pada Rabu (11/3/2026).

Video tersebut disebut berasal dari dapur SPPG Desa Tongas Kulon yang dikelola oleh Yayasan Garuda Brahmanti Utama.

Pihak dapur membenarkan adanya laporan dari wali murid terkait temuan tersebut. Namun, pihak dapur menyatakan laporan itu sebenarnya sudah lebih dahulu diterima sebelum video tersebut menyebar luas di media sosial.

Rizky Adrianto selaku Chef SPPG Tunas Tulon yang mewakili Yayasan Mitra dan Ketua SPPG menyampaikan klarifikasi atas beredarnya video tersebut.

“Saya Rizky Adrianto selaku Chef SPPG Tunas Tulon mewakili Yayasan Mitra dan Ketua SPPG menyampaikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan buah jambu berulat dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelum video tersebut beredar luas, pihak sekolah telah lebih dahulu menghubungi dapur SPPG untuk melakukan konfirmasi terkait temuan tersebut.

“Kami dari dapur SPPG Tunas Tulon Yayasan Garuda Brahmanti Utama menjelaskan bahwa sebelum video tersebut beredar luas, pihak sekolah telah lebih dahulu melakukan konfirmasi kepada kami,” jelasnya.

Baca Juga:  PKB Probolinggo Panjatkan Doa Bersama, Harap Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan

Klarifikasi juga sempat disampaikan melalui komentar akun TikTok SPPG Tongas Kulon yang diduga milik SPPG tersebut berkomentar bahwa terdapat hampir 40 kilogram jambu dalam kondisi busuk. Namun, pihak dapur meluruskan informasi itu tidak benar.

“Kami juga meluruskan informasi yang beredar terkait adanya sekitar 40 kilogram jambu dalam kondisi busuk. Jumlah tersebut merupakan hasil sortir dari dapur yang kemudian dikembalikan kepada supplier, bukan buah yang dibagikan kepada para penerima manfaat,” tambahnya.

Kepada Satgas Kecamatan Tongas, Camat, Kapolsek, Danramil, serta pihak terkait saat melakukan evaluasi operasional dapur SPPG./ Foto: Istimewa

Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang telah melakukan evaluasi terhadap operasional dapur SPPG.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Satgas Kecamatan Tongas, Bapak Camat, Kapolsek, Danramil, serta pihak terkait yang telah melakukan evaluasi terhadap operasional dapur SPPG,” katanya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat memberikan penjelasan utuh kepada masyarakat terkait informasi yang beredar.

“Demikian klarifikasi ini kami sampaikan agar informasi yang beredar di masyarakat dapat dipahami secara utuh,” pungkasnya.***