banner 728x90
Daerah

Jalan Licin dan Berbahaya, Damkar Probolinggo Lakukan Penyemprotan di Tempuran

×

Jalan Licin dan Berbahaya, Damkar Probolinggo Lakukan Penyemprotan di Tempuran

Sebarkan artikel ini
Jalan di Dusun Tempuran, Desa Sumber, Kabupaten Probolinggo, membuat jalan utama menjadi licin, Damkar turun tangan./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Hujan yang mengguyur Dusun Tempuran, Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, membuat kondisi jalan utama di wilayah tersebut berubah licin dan membahayakan pengguna jalan.

Jalan dengan kontur menanjak dan tikungan tajam itu menjadi titik rawan kecelakaan usai diguyur hujan. Permukaan aspal tertutup lumpur dan sisa material, sehingga kendaraan kesulitan melintas.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat satu unit mobil TNI dari Kodim 0820 tidak mampu menanjak akibat ban kehilangan daya cengkeram. Kendaraan tersebut akhirnya harus ditarik dan didorong secara bersama-sama oleh anggota TNI dibantu warga sekitar.

Kondisi ini berdampak pada arus lalu lintas. Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti dan antre karena pengendara khawatir tergelincir saat melewati tikungan dan tanjakan yang licin.

Warga sekitar menyampaikan bahwa Damkar Kabupaten Probolinggo sedang menuju lokasi untuk menangani jalan licin tersebut.

Baca Juga:  DPRD Probolinggo Tegas! Rekomendasi Panja Pupuk Subsidi Soroti Kios Nakal dan RDKK Bermasalah

Kasatpol PP Damkar Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, membenarkan adanya penanganan di lokasi. Pihaknya menerjunkan tim untuk membantu mengatasi kondisi jalan yang membahayakan.

“Iya mas, sekarang masih proses,” ujar Taufik saat di konfirmasi oleh wartawan bolinggo.co, Rabu (28/1/2026) malam.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari camat setempat, jalan licin disebabkan oleh lumpur dan katul yang terbawa air hujan lalu mengendap di permukaan jalan.

“Menurut pak camat dampak hujan berlumpur dan katul yang jatuh ke jalan,” jelasnya.

Saat ini, tim Damkar masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan, termasuk penyemprotan jalan agar tidak lagi licin.

“Sekarang masih proses, nanti lengkapnya dilaporkan tim lapangan,” pungkasnya.***