PROBOLINGGO,- Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Probolinggo, Jumat (30/1/2026) siang. Kondisi tersebut berlangsung hampir dua jam dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan penanganan sejak awal kejadian.
BPBD bersama petugas Damkar turun ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang yang mengganggu aktivitas warga.
Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Desa Boto, jalur menuju kawasan wisata Bromo, serta ruas jalan arah Kraksaan. Dampak serupa juga terjadi di kawasan pesisir.
“Di wilayah pesisir tercatat tiga pohon tumbang dan empat pohon roboh hingga menutup badan jalan,” ujar Oemar.
Ia menambahkan, sebagian besar penanganan pohon tumbang di jalan raya telah selesai dilakukan. Saat ini, arus lalu lintas di lokasi terdampak kembali normal.
Untuk wilayah permukiman, proses penanganan dilakukan secara gotong royong. Masyarakat bersama pemerintah desa turut membantu petugas dalam membersihkan material pohon.
BPBD Kabupaten Probolinggo mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga diminta segera melapor jika terjadi keadaan darurat agar dapat segera ditangani.***














