banner 728x90
Daerah

Gerakan Pangan Murah di Probolinggo Diserbu Warga, Minyak Goreng dan Telur Laris Manis

×

Gerakan Pangan Murah di Probolinggo Diserbu Warga, Minyak Goreng dan Telur Laris Manis

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)./ Foto: Kominfo

PROBOLINGGO,- Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini berlangsung di RTH Taman Maramis, Kecamatan Kanigaran pada Rabu (11/3/2026).

Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati lokasi kegiatan. Banyak warga rela mengantre untuk membeli bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Terutama untuk komoditas minyak goreng yang harganya lebih murah dari pasaran.

“Kelihatan animo masyarakat demikian antusias. Sudah banyak yang antre untuk membeli minyak goreng. Harganya juga selisih sekitar Rp2.300 lebih murah, sehingga cukup menarik bagi masyarakat, terutama ibu-ibu,” ujarnya.

Menurutnya, program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, GPM juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di pasar.

“Supaya masyarakat yang membutuhkan bisa terbantu dan harga di pasar tetap stabil. Pedagang juga tidak akan mudah menaikkan harga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Probolinggo, Fitriawati, menyampaikan bahwa sejumlah komoditas disiapkan dalam jumlah terbatas.

Baca Juga:  Pemkot Probolinggo Luncurkan Prolink Sakti, Layanan Informasi dan Publik 24 Jam

Untuk beras, sementara disediakan sekitar 1 ton. Jika stok habis, pihaknya akan menambah kembali sesuai kebutuhan masyarakat.

“Telur yang disediakan sekitar 15 kerat, tapi sudah habis dan sekarang sedang diambil lagi. Harga di pasar sekitar Rp30 ribu per kilogram, sedangkan di sini Rp27.500,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa komoditas dijual dengan harga terjangkau. Di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000 dan telur ayam Rp27.500 per kilogram.

Selain itu, minyak goreng Minyakita dijual Rp15.500 per liter dan bawang merah Rp35.000 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Komoditas lain yang turut dijual antara lain gula pasir Rp17.000 per kilogram dan daging ayam Rp40.000 per kilogram. Berbagai sayuran segar, ikan asap, hingga produk olahan UMKM juga meramaikan kegiatan tersebut.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini juga menjadi salah satu langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Idulfitri.***