banner 728x90
DaerahNasional

Dari Keluarga Buruh Cuci, Siswa Probolinggo Ini Pidato Bahasa Jepang di Depan Presiden

×

Dari Keluarga Buruh Cuci, Siswa Probolinggo Ini Pidato Bahasa Jepang di Depan Presiden

Sebarkan artikel ini
Risky Aulia (13), siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Kota Probolinggo./ Foto: Tangkap Layar YouYube Sekretariat Presiden

BANJARBARU,- Risky Aulia (13), siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Kota Probolinggo, tampil percaya diri di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Ia berpidato menggunakan bahasa Jepang dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Senin (12/1/2026) lalu.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Risky Aulia menjadi satu dari empat siswa terpilih se-Indonesia. Mereka mewakili Sekolah Rakyat dalam acara nasional tersebut.

Keempat siswa menyampaikan pidato menggunakan bahasa asing yang berbeda. Bahasa yang digunakan meliputi Inggris, Arab, Mandarin, dan Jepang.

Kesempatan tersebut menjadi momen istimewa bagi Risky. Ia mampu menunjukkan kemampuan berbahasa asing di forum kenegaraan.

Baca Juga:  Kabupaten Probolinggo Raih Dua Emas di Porprov Jatim, Atlet Berkuda Panahan Tampil Gemilang

Di balik penampilannya, Risky memiliki latar belakang keluarga yang sederhana. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Sejak kecil, Risky Aulia dibesarkan oleh sang ibu. Ibunya bekerja sebagai buruh cuci untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu, ayah Risky sudah lama tidak tinggal bersama keluarga. Kondisi tersebut tidak menghalangi semangat Risky Aulia untuk terus belajar.

Keberhasilan Risky menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang prestasi. Pendidikan dinilai mampu membuka peluang bagi siapa saja.***