banner 728x90
Olahraga

Bonus SEA Games Tertinggi Sepanjang Sejarah, Prabowo Ingatkan Atlet Tak Hambur-hamburkan

×

Bonus SEA Games Tertinggi Sepanjang Sejarah, Prabowo Ingatkan Atlet Tak Hambur-hamburkan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada atlet dan pelatih berprestasi SEA Games Ke-33 Tahun 2025 di Thailand./ Foto: Kemenpora

PROBOLINGGO,- Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada atlet dan pelatih berprestasi SEA Games Ke-33 Tahun 2025 di Thailand. Pesan tersebut disampaikan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Presiden mengingatkan agar bonus yang diterima dimanfaatkan secara bijak. Nilainya dinilai besar dan menjadi yang tertinggi sepanjang keikutsertaan Indonesia di SEA Games.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Pemerintah menggelontorkan total bonus sebesar Rp465,25 miliar. Anggaran ini diberikan kepada atlet dan pelatih yang berhasil meraih prestasi.

Rinciannya, atlet peraih emas tunggal menerima Rp1 miliar. Peraih perak tunggal mendapatkan Rp315 juta, sementara perunggu tunggal menerima Rp157 juta. Nominal berbeda juga diberikan untuk nomor ganda, beregu, serta pelatih.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat penyerahan simbolis bonus di Istana Negara, Kamis (8/1/2026). Presiden menekankan bahwa bonus ini dimaksudkan sebagai tabungan masa depan.

“Penghargaan berupa uang ini kami harapkan bisa menjadi tabungan untuk masa-masa yang akan datang,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden mengingatkan agar bonus tidak digunakan untuk hal negatif. Ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, terutama bagi atlet muda.

Baca Juga:  Probolinggo Borong Medali, Atlet Kurash Sabet Juara Umum di Kejurda Jatim

“Gunakan untuk hal yang baik, tabung untuk orang tua dan untuk diri sendiri,” tuturnya.

Presiden juga menyinggung atlet angkat besi Rizki Juniansyah. Menurutnya, bonus tersebut bisa menjadi bekal saat membangun kehidupan di masa depan.

“Bisa ditabung untuk menikah dan membangun rumah,” ucap Presiden kepada para atlet.

Sementara itu, Menpora Erick Thohir menyebut bonus ini sebagai bentuk perhatian besar Presiden terhadap atlet nasional. Ia menilai kepedulian Presiden terlihat dari interaksi langsung dengan para atlet.

Menpora mengatakan Presiden bahkan menanyakan rencana karier atlet satu per satu. Presiden juga memerintahkan agar segera disiapkan program dana pensiun bagi atlet dan pelatih.

Erick kembali mengingatkan agar bonus digunakan secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa bonus merupakan amanah untuk masa depan atlet.

“Bonus ini jangan dihambur-hamburkan. Utamakan masa depan,” tegas Erick.

Menpora menambahkan, pemerintah telah memberikan pembekalan literasi keuangan. Langkah ini diharapkan membantu atlet dan pelatih mengelola bonus dengan baik.***