banner 728x90
Daerah

Bikin Resah! Bupati Probolinggo Gandeng Aparat Berantas Begal dan Debt Collector

×

Bikin Resah! Bupati Probolinggo Gandeng Aparat Berantas Begal dan Debt Collector

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris dengan Kapolres Probolinggo berantas begal./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Upaya menjaga keamanan terus diperkuat di Kabupaten Probolinggo. Pemerintah daerah menggandeng aparat penegak hukum untuk merespons keresahan warga.

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, melakukan kunjungan ke Polres Probolinggo dan Kejaksaan Negeri, Jumat (10/4/2026). Kunjungan ini menindaklanjuti maraknya aksi begal dan persoalan debt collector.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Haris menegaskan pentingnya sinergi Forkopimda. Semua pihak diminta menjaga situasi tetap kondusif.

“Forkopimda memiliki keinginan yang sama agar Kabupaten Probolinggo tetap aman dan kondusif. Ini menjadi komitmen bersama yang harus kita jaga,” kata Mohammad Haris.

Pemkab Probolinggo juga menyiapkan langkah pencegahan. Salah satunya dengan menambah penerangan jalan di titik rawan.

“Penambahan PJU akan terus dilakukan, khususnya di wilayah minim pencahayaan untuk menekan potensi kejahatan,” jelasnya.

Ia memastikan pemerintah hadir untuk masyarakat. Rasa aman disebut sebagai kebutuhan utama.

“Kami akan terus berupaya agar masyarakat merasa aman. Terkait begal maupun debt collector, kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Kapolres Probolinggo, M Wahyudin Latif, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah pelaku. Pengembangan kasus masih berjalan.

“Beberapa pelaku telah diamankan dan proses pengembangan terus dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, tren kriminalitas meningkat di berbagai daerah. Faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu.

“Peningkatan kasus tidak hanya di Probolinggo, tapi juga daerah lain, seiring kondisi ekonomi yang belum stabil,” pungkasnya.

Sinergi antara Pemkab dan aparat diharapkan mampu menekan angka kriminalitas. Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas bersama.***

Jurnalis: Ibrohim Zidni