PROBOLINGGO,- Musibah terjadi di Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Dua bocah perempuan terseret arus sungai yang meluap usai hujan deras mengguyur sejak Jumat malam (20/2/2026).
Korban adalah Aurora Nafiza Firdausi (9) dan Aura Firza Farzana (10). Keduanya dilaporkan bermain di sekitar aliran sungai saat debit air meningkat drastis. Arus deras datang tiba-tiba dan menyeret mereka.
Mashuri, warga setempat, menyebut kondisi sungai memang sedang tinggi. “Kondisi air sungai memang sedang besar, bahkan semalam sempat diterjang banjir,” ungkapnya, Sabtu (21/2/2026).
Nafiza ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal. Jasadnya ditemukan di sekitar Jembatan Randumerak, mendekati muara Sungai Pancarglagas. Sementara Firza hingga kini belum ditemukan.
Tim gabungan bersama warga terus melakukan pencarian. Penyisiran difokuskan di sepanjang aliran sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan operasi pencarian akan berlangsung beberapa hari.
“Proses pencarian akan dilakukan selama lima hingga tujuh hari ke depan, dengan mempertimbangkan kondisi arus dan cuaca di lokasi kejadian,” tegasnya.
Petugas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat cuaca ekstrem dan debit air sungai sedang tinggi.***














