banner 728x90
Daerah

Belanja APBD Tembus 78,58 Persen, Kabupaten Probolinggo Peringkat Pertama se-Jatim

×

Belanja APBD Tembus 78,58 Persen, Kabupaten Probolinggo Peringkat Pertama se-Jatim

Sebarkan artikel ini
Kantor Bupati Kabupaten Probolinggo./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Upaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo mewujudkan Probolinggo SAE kembali menunjukkan hasil nyata. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari sektor pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Hingga 14 November 2025, realisasi belanja APBD Kabupaten Probolinggo tercatat mencapai 78,58 persen. Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Probolinggo menjadi peringkat pertama se-Jawa Timur dan peringkat keenam secara nasional.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Tidak hanya di sisi belanja, realisasi pendapatan daerah juga menunjukkan performa kuat. Pada periode yang sama, Kabupaten Probolinggo telah membukukan realisasi pendapatan sebesar 87,20 persen, melampaui rata-rata nasional.

Data ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI dalam rapat koordinasi percepatan penyusunan APBD 2026 yang digelar secara virtual.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mendorong percepatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun.

Baca Juga:  Isu Razia Gabungan di Probolinggo Ternyata Hoaks, Polisi Tegaskan Hanya Sosialisasi

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja sama tim atas petunjuk Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Teman-teman OPD terus berupaya menjalankan program sesuai aturan dan target. Bismillah semoga semuanya lancar menuju Probolinggo SAE,” ujar Ugas.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan terus mengoptimalkan pengelolaan anggaran dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Laporan Kementerian Keuangan menyebut, daerah yang mampu mencatat realisasi di atas 75 persen pada akhir November masuk kategori sangat baik. Indikator tersebut menggambarkan disiplin fiskal, efektivitas pelaksanaan program, dan ketepatan pengelolaan kas daerah.

Kabupaten Probolinggo berada sedikit di bawah Kabupaten Bengkayang yang mencatat realisasi 79,94 persen.

Capaian ini menjadi modal penting bagi Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam menyusun APBD 2026 sekaligus mempertahankan ritme pembangunan yang lebih cepat, tepat, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. ***