PROBOLINGGO,- Upaya pencegahan banjir terus dilakukan BPBD Kabupaten Probolinggo, membersihkan tumpukan sampah dan ranting di hulu Jembatan Avour Glintongan, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending.
Pembersihan difokuskan pada material yang menyumbat aliran sungai. Ranting kayu, sampah rumah tangga, hingga barongan bambu diangkat dari badan sungai agar air mengalir normal.
Kegiatan ini tidak dilakukan sendiri. BPBD menggandeng DPUPR, DLH, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan desa, serta melibatkan unsur TNI dan Polri dari Polsek dan Koramil Gending.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menegaskan bahwa penyumbatan di bagian hulu sangat berbahaya. Meski terlihat kecil, ranting yang menumpuk dapat menjadi bendungan alami.
“Sampah ini menghambat aliran air. Ranting-ranting kecil yang menumpuk akan menjadi padat dan membendung aliran. Kondisi inilah yang kerap memicu banjir,” ujarnya.
Menurut Oemar, pengangkatan material tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.
“Mudah-mudahan setelah sampah dan barongan bambu ini diangkat, aliran air bisa kembali normal dan tidak terjadi banjir,” tambahnya.
BPBD juga mengingatkan peran masyarakat sangat menentukan. Sungai, kata Oemar, bukan tempat pembuangan sampah maupun sisa hasil pemangkasan pohon.
“Kami menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Jika melakukan pemotongan pohon, ranting-ranting kecilnya harus dibersihkan dan dibuang ke tempat yang semestinya,” tegasnya.***















