banner 728x90
Daerah

Garda Bangsa Probolinggo Suarakan Kesadaran HAM Lewat Teladan Perjuangan Gus Dur

×

Garda Bangsa Probolinggo Suarakan Kesadaran HAM Lewat Teladan Perjuangan Gus Dur

Sebarkan artikel ini
Ketua DKC Garda Bangsa Probolinggo Mohammad Badrul Kamal./ bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM) terus digalakkan yang digelar di Aula PP Mashduqiah, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPR RI Anisah Syakur, Ketua Fatayat NU Kraksaan, serta Ketua Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Dalam sambutannya, Anisah Syakur menegaskan bahwa HAM merupakan prinsip universal yang telah diajarkan sejak masa Nabi Muhammad SAW, terutama dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kelompok lemah.

Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menolong sebagai dasar kehidupan bermasyarakat yang merdeka.

Sementara itu, Ketua Garda Bangsa Probolinggo Mohammad Badrul Kamal menyoroti peran Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam memperjuangkan HAM di Indonesia.

Baca Juga:  Survei LSI dan SSI: 76 Persen Warga Probolinggo Tolak Kepemimpinan Dinasti Politik

Menurutnya, Gus Dur konsisten menentang rezim Orde Baru sekaligus menjadi pengawal kebebasan berpendapat di tanah air.

“Gus Dur adalah salah satu tokoh yang memperjuangkan kebebasan pers di Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa HAM adalah cara manusia untuk hidup merdeka,” tegas Kamal.

Acara ini juga diisi diskusi interaktif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemuda, akademisi hingga aktivis sosial.

Melalui diskusi tersebut, nilai-nilai HAM diharapkan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari lewat P5HAM (Penguatan, Penghormatan, Pemenuhan, Perlindungan, dan Pemajuan HAM).

Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat Probolinggo diharapkan semakin memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya HAM sebagai landasan hidup yang adil, merdeka, dan bermartabat.***