banner 728x90
Berita

Enam Hari Krisis Air, Warga Malasanwetan Probolinggo Terima Bantuan dari Anggota DPR RI

×

Enam Hari Krisis Air, Warga Malasanwetan Probolinggo Terima Bantuan dari Anggota DPR RI

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Tegalsiwalan./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Krisis air bersih melanda warga RT 12 RW 03, Dusun Gudang, Desa Malasanwetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Selama enam hari terakhir, warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga pada Selasa (13/10/2026). Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo itu mengantarkan bantuan secara langsung.

Dini mengatakan, penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat. Bantuan serupa bahkan telah diberikan sebanyak tiga kali karena kebutuhan air bersih di wilayah itu masih tinggi.

“Ini aspirasi masyarakat Desa Malasanwetan. Sudah ketiga kalinya bantuan air turun ke sini karena warga memang membutuhkan. Jadi, kami mengantar secara langsung,” ujar Dini.

Menurutnya, keterbatasan air berdampak pada aktivitas harian warga. Sejumlah warga bahkan harus membatasi penggunaan air untuk kebutuhan pribadi.

“Tadi ada warga menyampaikan, karena tidak ada air bersih, mandinya hanya satu hari satu kali. Saya juga tanya, ‘pasti berwudu kan?’. ‘Iya Wudhu untuk kebutuhan sholat’ (jawaban warga),” katanya.

Dini menjelaskan, pengeboran air di kawasan tersebut cukup sulit. Karena kekeringan terus berulang setiap tahun, pihaknya mempertimbangkan solusi berupa penambahan tandon atau penggunaan pipa berukuran lebih besar.

“Kami upayakan mungkin ada tandon atau pipa yang lebih besar supaya bisa menyalurkan air. Harapan saya, saat musim kemarau tidak ada lagi warga yang mengeluh kekurangan air bersih,” tegasnya.

Sementara itu, Aminah (63), warga setempat, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia mengaku awalnya menyampaikan kondisi warga kepada Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Feri Gita Rahayu sebelum diteruskan kepada Dini Rahmania.

“Alhamdulillah, saya telepon pertama kepada Bu Feri, kemudian diajukan kepada Ibu Dini. Alhamdulillah ditanggapi. Saya sangat berterima kasih dan bersyukur,” kata Aminah.

Ia berharap kepedulian tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air, termasuk untuk minum dan berwudu.

“Terima kasih atas kepeduliannya terhadap masyarakat. Ini sudah ada buktinya, membantu air minum, apalagi untuk berwudu, supaya salat tidak terlewat,” pungkasnya.***