banner 728x90
Berita

Disambut Pedang Pora dan Atraksi Budaya, Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim

×

Disambut Pedang Pora dan Atraksi Budaya, Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim

Sebarkan artikel ini
Irjen Pol Dekananto Eko Purwono saat disambut pedang pora./ Foto: Polda Jatim

SURABAYA,- Irjen Pol Dekananto Eko Purwono resmi memulai tugasnya sebagai Kapolda Jawa Timur. Penyambutan digelar di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026), dengan tradisi pedang pora dan pertunjukan seni budaya.

Prosesi diawali dengan pengalungan bunga kepada Irjen Pol Dekananto bersama istrinya, Ny. Lenia Dekananto. Penyambutan dilanjutkan dengan jajaran kehormatan dan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan baru.

Suasana semakin meriah dengan penampilan kesenian jaranan dan Reog Ponorogo. Sejumlah Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, personel Polri, serta ASN turut menghadiri kegiatan tersebut.

Momen haru mewarnai kedatangan Kapolda Jatim. Didampingi kedua orang tuanya, Dekananto terlihat mendorong kursi roda sang ibu sebelum bersimpuh untuk melakukan sungkem sebagai bentuk bakti dan penghormatan kepada orang tua.

Usai prosesi penyambutan, Dekananto mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Polda Jatim. Ia menyebut jabatan tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujar Dekananto.

Ia juga berkomitmen melanjutkan program positif yang telah dirintis Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto. Menurutnya, berbagai upaya yang telah dilakukan perlu diteruskan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dekananto menegaskan, Polda Jatim ke depan harus semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. Ia juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan kritik maupun masukan terhadap kinerja kepolisian.

Ia meminta masyarakat tidak ragu memberikan koreksi apabila terdapat tindakan anggota yang dinilai kurang tepat. Setiap masukan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Selain pelayanan publik, pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan menjadi perhatian utama Kapolda Jatim. Ia secara khusus menyoroti peredaran obat keras daftar G yang dinilai berpotensi membahayakan generasi muda.

“Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya,” tegasnya.

Dekananto turut mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur. Ia berharap dukungan masyarakat dapat memperkuat upaya kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.***