banner 728x90
Daerah

Perbaikan Jembatan Pajarakan Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas dan Bailey Disiapkan

×

Perbaikan Jembatan Pajarakan Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas dan Bailey Disiapkan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah menyiapkan Jembatan Bailey sebagai jalur alternatif bagi kendaraan roda dua dan roda empat./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama sejumlah pemangku kepentingan mematangkan persiapan rekayasa lalu lintas menjelang perbaikan Jembatan Pajarakan di KM 119+320.

Penutupan jembatan direncanakan mulai 1 Oktober 2026. Selama pekerjaan berlangsung, pemerintah menyiapkan Jembatan Bailey sebagai jalur alternatif bagi kendaraan roda dua dan roda empat, dengan memperhatikan batas ketinggian kendaraan.

PPK 1.1 Provinsi Jawa Timur, Wahyu Wibowo, mengatakan penutupan akan berlangsung hingga pekerjaan perbaikan selesai. Proyek tersebut diperkirakan rampung pada 22 Desember 2026, apabila persiapan dan uji coba berjalan lancar.

“Penutupan Jembatan Pajarakan terkait pekerjaan perbaikan direncanakan mulai 1 Oktober. Apabila hasil persiapan dan uji coba berjalan baik, penutupan akan dilakukan sampai dengan selesainya pekerjaan yang diperkirakan hingga 22 Desember,” ujarnya.

Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah daerah sekitar, meliputi Kabupaten Situbondo, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Probolinggo. Langkah ini diperlukan karena pengalihan arus lalu lintas berpotensi berdampak hingga ke luar wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ali Rifki Mubarok menyatakan pihaknya siap mendukung pengaturan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung. Menurutnya, Jembatan Pajarakan merupakan jalur vital yang menjadi bagian dari jalur nasional.

“Satlantas Polres Probolinggo tentunya akan bekerja sama untuk mengondusifkan arus lalu lintas. Ini merupakan jalur vital dan bagian dari jalur nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan maksimal akan diberikan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan selama pengalihan arus diterapkan.

Untuk membantu pengendara, rambu-rambu lalu lintas tambahan dan portal portabel juga akan dipasang di sejumlah titik strategis. Lokasi tersebut meliputi kawasan Randupangger, Exit Tol Kraksaan, dan Exit Tol Paiton.

Pemasangan rambu dan portal diharapkan dapat memudahkan pengguna jalan mengikuti jalur alternatif serta mengurangi potensi gangguan lalu lintas selama perbaikan Jembatan Pajarakan berlangsung.***