banner 728x90
Event

Kicau Mania! Ratusan Perkutut Ramaikan Konkurs Piala Wali Kota Probolinggo

×

Kicau Mania! Ratusan Perkutut Ramaikan Konkurs Piala Wali Kota Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Piala Wali Kota Probolinggo 2026.

PROBOLINGGO,- Suara merdu burung perkutut menggema di Lapangan Karya Bakti Kota Probolinggo. Ratusan sangkar menggantung rapi dalam gelaran Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Piala Wali Kota Probolinggo 2026.

Ajang tersebut menjadi magnet bagi para pecinta perkutut dari berbagai daerah. Tidak hanya peserta dari Jawa Timur, sejumlah penghobi burung juga datang dari Jawa Tengah hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk mengikuti perlombaan bergengsi itu.

Total terdapat 126 peserta dengan jumlah burung yang digantang lebih dari 420 ekor. Suasana lapangan pun dipenuhi suara khas perkutut yang dinilai berdasarkan kualitas dan iramanya.

Ketua panitia lomba, Sigit menjelaskan konkurs dibagi dalam tiga kelas berbeda. Kelas piyek bebas diikuti 147 burung, kelas piyek junior sebanyak 147 burung, sedangkan kelas piyek gantung diikuti 150 burung.

“Perbedaannya ada pada kriteria penilaian, umur burung dan ketinggian gantangan,” jelas Sigit.

Ia menambahkan, perlombaan berlangsung dalam empat babak dengan durasi masing-masing 45 menit. Penilaian dilakukan berdasarkan suara depan, suara tengah, suara ujung, irama hingga mutu suara burung.

Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk para pemenang. Mulai dari sepeda listrik, setrika hingga sejumlah hadiah hiburan lainnya.

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat burung sebagai bagian dari kekayaan alam.

“Burung adalah ciptaan Allah SWT yang perlu kita perhatikan dan rawat dengan baik. Tidak mudah merawatnya hingga menghasilkan suara yang indah,” kata Dokter Amin.

Menurutnya, kegiatan konkurs bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk pelestarian suara alam yang menjadi bagian dari keindahan lingkungan di Kota Probolinggo.

Pada kesempatan itu, Dokter Amin juga mengenalkan program budidaya burung puyuh kepada para peserta dan komunitas pecinta burung. Program tersebut disebut sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan para pecinta burung terus semangat menjaga alam karena ini merupakan anugerah dari Allah SWT,” imbuhnya didampingi Ketua TP PKK Dokter Evariani.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (PPSI) Kota Probolinggo, Mujiman berharap Kota Probolinggo ke depan dapat menjadi tuan rumah Liga Perkutut Indonesia (LPI) tingkat nasional.

“Kami berharap Kota Probolinggo bisa melaksanakan LPI nasional dan mudah-mudahan dapat digelar dua kali,” ujar Mujiman.

Harapan tersebut langsung disambut positif oleh Wali Kota Dokter Aminuddin. Ia menyatakan dukungannya agar agenda nasional pecinta perkutut itu dapat segera terealisasi di Kota Probolinggo.***