banner 728x90
Viral

Seorang Tunanetra Tadarus dengan Al-Qur’an Braille Bikin Warganet Tersentuh

×

Seorang Tunanetra Tadarus dengan Al-Qur’an Braille Bikin Warganet Tersentuh

Sebarkan artikel ini
Seorang penyandang tunanetra membaca Al-Qur’an Braille saat tadarus di masjid viral di media sosial./ Foto: Tangkap Layar

SLEMAN,- Sebuah video yang memperlihatkan seorang penyandang tunanetra membaca Al-Qur’an Braille saat tadarus di masjid viral di media sosial. Sosok tersebut diketahui bernama Muflikhun, seorang sarjana bergelar S.PdI.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok pakwasulnuri. Dalam waktu singkat, unggahan tersebut ditonton jutaan pengguna dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam video tersebut, Muflikhun tampak khusyuk membaca Al-Qur’an menggunakan huruf Braille saat tadarus di bulan Ramadan. Ia diketahui mengikuti kegiatan tadarus di Masjid Arrahman Baturan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Aksinya membuat banyak warganet tersentuh dan merasa termotivasi. Semangat Muflikhun dalam membaca Al-Qur’an menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Berbagai komentar positif pun membanjiri kolom komentar. Banyak pengguna media sosial mengaku merasa malu karena belum bisa meneladani semangat tersebut.

Baca Juga:  Istri Lari! Warga Probolinggo Kerja Jadi Badut Menafkahi Dua Anaknya yang Masih Bayi

Akun faiqalabidin menuliskan, “Masyaallah, orang buta saja masih semangat mengaji dengan Al-Qur’an Braille yang harganya tidak murah dan mencari ilmu sampai sarjana, bagaimana dengan kita?”

Komentar lain datang dari akun s1apa4nda yang menyebut setiap kekurangan pasti memiliki kelebihan. Ia juga menilai tulisan Braille menjadi bukti kebesaran Allah dalam memberikan ilmu kepada manusia.

Sementara itu, akun ernyalice mengaku tersentuh setelah menonton video tersebut. Ia menulis merasa malu karena memiliki penglihatan namun masih jarang membaca Al-Qur’an.

Video tersebut hingga kini terus dibagikan ulang oleh pengguna media sosial. Kisah Muflikhun pun menjadi pengingat bagi banyak orang untuk lebih semangat membaca Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadan.***