banner 728x90
Islami

Salat Jamaah dan Dhuha Ternyata Pahalanya Sama Dengan Haji dan Umrah

×

Salat Jamaah dan Dhuha Ternyata Pahalanya Sama Dengan Haji dan Umrah

Sebarkan artikel ini
Para jamaah salat./ Foto: Istimewa

BOLINGGODOTCO,- Salat adalah tiang agama dan menjadi kewajiban utama setiap Orang muslim. Tetapi, di balik kewajiban itu tersimpan begitu banyak keutamaan dan janji pahala yang sangat luar biasa.

Melalui Informasi ini tersaji inspirasi untuk umat Muslim. Ada dua amalan sederhana namun bernilai tinggi di sisi Allah adalah shalat berjamaah di masjid serta shalat dhuha.

Keutamaan Shalat Berjamaah

Salat berjamaah di masjid memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dibanding shalat sendirian. Rasulullah bersabda bahwa shalat berjamaah lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada shalat sendirian.

Dalam sebuah hadits disebutkan, orang yang keluar dari rumahnya untuk menunaikan salat fardhu di masjid, pahalanya disamakan dengan pahala orang yang berhaji.

Hal ini menjadi motivasi besar, sebab tidak semua muslim mampu berangkat haji karena terbatasnya biaya maupun kuota. Tetapi, Allah membuka pintu kemuliaan dengan menghadiahkan pahala haji kepada siapapun yang menjaga salat berjamaah dengan istiqamah.

Shalat Dhuha dan Pahala Umrah

Selain shalat wajib, shalat sunnah dhuha juga menyimpan keutamaan yang luar biasa. Salat dhuha bisa dilakukan mulai setelah matahari terbit sampai menjelang zuhur. Jumlah rakaatnya pun fleksibel, mulai dari dua rakaat sampai delapan rakaat.

Bagi seorang muslim yang melangkahkan kaki menuju masjid hanya untuk melaksanakan shalat dhuha, Allah janjikan pahala setara dengan umrah. Sebuah karunia yang begitu besar bagi hambanya yang mau menghidupkan waktu pagi dengan ibadah.

Mengutip dari laman Nu Online, Rasulullah pernah bersabda:

Baca Juga:  Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 1447 H/2026 untuk Wilayah Probolinggo

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْحَاجِّ الْمُحْرِمِ، وَمَنْ خَرَجَ إِلَى تَسْبِيحِ الضُّحَى لَا يَنْصِبُهُ إِلَّا إِيَّاهُ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْمُعْتَمِرِ

Artinya:

“Siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan shalat fardhu, maka pahalanya seperti pahala haji. Dan siapa yang keluar untuk menunaikan shalat dhuha, tidak ada tujuan lain selain itu, maka pahalanya seperti pahala umrah.” (HR Abu Dawud).

Hadits ini memberikan pesan mendalam bahwa kesempatan untuk meraih pahala besar tidak terbatas pada ibadah haji dan umrah.

Meski ibadah haji merupakan rukun Islam yang ke-lima, Allah tetap membuka jalan bagi umatnya yang belum mampu melaksanakannya.

Dengan niat bersungguh-sungguh dan tulus, wudhu yang sempurna, dan langkah menuju masjid, seorang muslim bisa mendapatkan balasan besar dari Allah.

Shalat berjamaah juga mengajarkan kebersamaan, kedisiplinan, dan kepatuhan pada aturan. Sementara salat dhuha menjadi pengingat bahwa waktu pagi adalah waktu terbaik untuk mendekat kepada Allah, sekaligus memohon kelancaran rezeki.

Bagi seorang muslim, menjaga shalat lima waktu adalah kewajiban. Namun dengan menambahkan kualitas, yakni berjamaah di masjid, dan menambah amalan sunnah dhuha, pahala yang diraih bisa berlipat ganda.

Inilah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-hambanya. Jalan menuju pahala besar tidak selalu sulit dan mahal.

Kadang hanya dengan langkah ringan menuju masjid, seorang muslim bisa mendapat ganjaran yang menjadi bekal menuju surga kelak.***