banner 728x90
Nasional

Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis

×

Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mudik gratis./ Foto: Istimewa

JAKARTA,- Pemerintah kembali menggulirkan stimulus ekonomi jelang Idul Fitri 2026. Program tersebut berupa diskon tarif transportasi dan Mudik Gratis.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut kebijakan ini sebagai bentuk kehadiran negara. Tujuannya meringankan biaya perjalanan sekaligus mengatur arus mudik lebih merata.

Kemenhub telah menyiapkan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan angkutan Lebaran 2026. Koordinasi dilakukan bersama Korlantas Polri dan Ditjen Bina Marga Kementerian PU.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini diharapkan membantu mengurai kepadatan pergerakan masyarakat.

401 Bus hingga Diskon Tiket Pesawat

Untuk program Mudik Gratis, Kemenhub menyediakan 401 bus ke 34 kota di 9 provinsi. Program ini juga mencakup 50.000 penumpang kapal laut kelas ekonomi.

Sementara di sektor kereta api, tersedia kuota 28.182 penumpang untuk lintas utara, tengah, dan selatan Pulau Jawa.

Pemerintah juga melakukan ramp check pada seluruh moda transportasi. Pemeriksaan mencakup darat, laut, udara, hingga perkeretaapian.

Pengawasan infrastruktur jalan tol dan arteri nasional turut dilakukan. Langkah ini untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman.

Rincian Diskon Lebaran 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan detail stimulus. Diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi diberikan sebesar 17-18 persen.

Baca Juga:  MUI Kritik Film "Kiblat" karena Penggunaan Simbol Agama yang Tidak Sesuai

Potongan harga berlaku untuk penerbangan 14-29 Maret 2026. Targetnya menjangkau 3,3 juta penumpang.

Di angkutan penyeberangan, diskon jasa kepelabuhanan diberikan hingga 100 persen. Program ini berlaku 12-31 Maret 2026 dengan target 945 ribu kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Untuk kapal penumpang, tersedia diskon 30 persen dari tarif dasar. Periode berlaku 11 Maret hingga 5 April 2026.

Moda kereta api juga mendapat diskon 30 persen pada 14-29 Maret 2026. Target pengguna mencapai 1,2 juta penumpang.

Total anggaran stimulus transportasi Lebaran 2026 mencapai Rp911,16 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBN dan non-APBN.

Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah juga memberikan fleksibilitas hari kerja melalui skema WFA. Kebijakan ini berlaku pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret.

Menurut Airlangga, momentum libur keagamaan sebelumnya terbukti mendorong mobilitas dan sektor wisata. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi kuartal IV lalu mencapai 5,39 persen.

Stimulus Lebaran 2026 diharapkan memberi efek serupa. Pemerintah optimistis kebijakan ini mampu menjaga daya beli sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.***