PROBOLINGGO,- Sebanyak 1.199 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Probolinggo mengikuti manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan, Senin (9/2/2026).
Kegiatan digelar Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo. Ratusan jemaah tampak antusias mengikuti pembekalan.
Tahun ini, manasik mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”. Tema tersebut menegaskan komitmen pelayanan haji yang inklusif dan humanis.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan manasik bukan sekadar belajar tata cara ibadah. Ia menyebut jemaah juga ditempa untuk belajar sabar dan disiplin.
“Manasik ini bukan sekadar belajar proses ibadah, tapi juga belajar sabar dan disiplin. Kondisi di Indonesia dan di Makkah tentu sangat berbeda,” ujarnya.
Menurutnya, sistem penyelenggaraan haji kini semakin baik. Ia optimistis pelayanan tahun ini lebih maksimal dengan hadirnya Kementerian Haji hingga tingkat daerah.
“Insya Allah tahun ini menjadi tahun terbaik. Pemerintah berkomitmen meningkatkan pelayanan jemaah,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan Ahmadi menjelaskan, daerahnya mendapat gelombang pertama pemberangkatan. Hal itu dinilai menjadi keuntungan tersendiri.
Jemaah Probolinggo, katanya, akan mendapat sambutan resmi di Asrama Haji Sukolilo Embarkasi Surabaya. Ia juga mengajak seluruh jemaah menjaga kekompakan.
“Kita berharap semua kompak dan satu tujuan, yakni menjadi haji yang mabrur,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ mengingatkan bahwa haji adalah perjalanan spiritual. Persiapan fisik dan batin harus dilakukan sejak dini.
“Ikuti manasik ini dengan sungguh-sungguh agar ibadah dapat dijalankan dengan tenang dan khusyuk,” pesannya.***














