PROBOLINGGO,- Gelaran Probolinggo SAE Run Highway 2026 resmi digelar di ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi), Minggu (8/2/2026) pagi. Suasana tol yang biasanya dipenuhi kendaraan, kali ini dipadati ribuan pelari.
Event ini menorehkan sejarah baru di dunia olahraga dan pariwisata. Untuk pertama kalinya, maraton resmi dilaksanakan di jalan tol bebas hambatan di wilayah tersebut.
Peserta datang dari berbagai daerah. Tidak hanya masyarakat Kabupaten Probolinggo, tetapi juga pelari dari luar kota yang ingin merasakan sensasi berlari di atas jalan tol.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya event tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret membangun ikon sport tourism daerah.
“Hari ini kita mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya, event maraton resmi digelar di jalan tol bebas hambatan. Ini bagian dari upaya kami menghadirkan ikon sport tourism baru di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Untuk menambah semangat peserta, hadiah spesial juga disiapkan. Pelari tercepat kategori 10K berhak membawa pulang satu unit sepeda motor dari Bupati.
“Untuk yang paling kencang di 10K, ada hadiah sepeda motor dari Bupati. Ini bentuk dukungan kami agar olahraga lari di Kabupaten Probolinggo semakin berkembang,” katanya.
Bupati Haris mengakui pelaksanaan perdana ini belum sepenuhnya sempurna. Namun ia memastikan evaluasi akan dilakukan agar event berikutnya lebih baik.
“Karena ini event pertama, tentu masih ada kekurangan. Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Ke depan, pintu Tol Kraksaan ini kami harapkan bisa menjadi ikon besar Jasa Marga sekaligus ikon sport tourism Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.***














