banner 728x90
Daerah

Menbud Fadli Zon Resmikan Revitalisasi Museum Tengger di Probolinggo

×

Menbud Fadli Zon Resmikan Revitalisasi Museum Tengger di Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Menbud Fadli Zon didampingi Wabup Probolinggo Fahmi AHZ berfoto dengan jajaran Forkopimda di depan Museum Tengger./ Foto : Kominfo

PROBOLINGGO,- Upaya pelestarian budaya terus diperkuat melalui dukungan nyata pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya diwujudkan di kawasan wisata Bromo, Kabupaten Probolinggo.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ meresmikan revitalisasi Museum Tengger di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Senin (26/1/2026).

Wabup Fahmi AHZ menyebut Museum Tengger sebagai simbol perhatian negara terhadap pelestarian budaya lokal. Terutama budaya masyarakat Tengger yang kaya nilai sejarah dan kearifan lokal.

“Museum Tengger ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian warisan budaya bangsa, khususnya budaya masyarakat Tengger yang sarat nilai historis, filosofis, dan kearifan lokal,” ujarnya.

Ia berharap Museum Tengger dapat berperan lebih luas ke depan. Tidak hanya sebagai ruang pamer, tetapi juga pusat kajian budaya.

“Semoga Museum Tengger ini menjadi pusat kajian kebudayaan dan destinasi wisata edukasi yang memperkuat identitas Kabupaten Probolinggo sebagai daerah yang kaya budaya dan tradisi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Nabung 5rb Tiap Hari, Penjual Kerupuk Asal Probolinggo Naik Haji

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi selesainya revitalisasi Museum Tengger. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas lembaga.

“Alhamdulillah, hari ini revitalisasi Museum Tengger telah selesai. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kerja sama Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur,” katanya.

Fadli Zon menegaskan bahwa budaya Tengger memiliki kekuatan nilai yang relevan hingga kini. Harmoni dengan alam dan semangat gotong royong menjadi identitas yang harus dijaga bersama.

Museum Tengger yang berada di kaki Gunung Bromo ini menyimpan beragam koleksi budaya. Mulai dari benda pusaka, busana adat, dokumentasi sejarah, hingga artefak khas masyarakat Tengger.***