PROBOLINGGO,- Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak Sabtu (17/1/2026) sore hingga malam menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan. Debit air sungai meningkat dan berdampak pada beberapa fasilitas umum.
Salah satu dampak terjadi di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih. Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Beji RT 10 RW 02 dengan Dusun Banjar Utara RT 13 RW 04 rusak akibat terjangan luapan air sungai.
Selain jembatan, paving jalan di Dusun Beji RT 10 RW 02 yang dibangun melalui Dana Desa juga mengalami kerusakan. Tanggul sementara dari karung pasir tidak mampu menahan derasnya arus banjir.
Jembatan gantung tersebut merupakan akses vital bagi warga, khususnya anak-anak sekolah, petani, dan masyarakat yang beraktivitas sehari-hari. Kerusakan ini membuat mobilitas warga sementara terganggu.
Irgi Ardiansyah, warga setempat, mengatakan jembatan itu sangat dibutuhkan warga. “Jembatan ini setiap hari dipakai anak-anak berangkat sekolah dan warga bekerja. Kalau rusak seperti ini, kami terpaksa memutar cukup jauh dan sangat berisiko,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Diberitakan sebelumnya, banjir juga melanda Kecamatan Tongas, Sumberasih, Krejengan, dan Gending. Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih tinggi.***















