banner 728x90
Daerah

Kunjungi Probolinggo, Menteri Abdul Mu’ti Ajak Siswa Bermimpi Besar Sejak Dini

×

Kunjungi Probolinggo, Menteri Abdul Mu’ti Ajak Siswa Bermimpi Besar Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Probolinggo, Sabtu pagi (17/1/2026). Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Bupati Probolinggo.

Agenda diawali dengan senam pagi ceria bersama ribuan siswa SD hingga sekolah menengah. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sidodadi, Kecamatan Paiton, dengan suasana penuh semangat.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti memberikan motivasi kepada para pelajar. Ia menegaskan pentingnya memiliki mimpi besar sejak dini.

“Kalian harus menjadi anak-anak yang hebat. Bercita-citalah setinggi mungkin dengan niat yang mulia,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa latar belakang ekonomi maupun tempat tinggal tidak boleh menjadi penghalang. Setiap anak, menurutnya, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.

Mendikdasmen juga mengingatkan pentingnya membangun karakter sejak dini. Hal tersebut dapat dimulai dengan menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Baca Juga:  Pengurus FKDT Probolinggo Resmi Dilantik, Dorong Perda Pendidikan Keagamaan Nonformal

“Kebiasaan itu meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, rajin belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur tepat waktu,” katanya.

Sementara itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyambut baik kunjungan Mendikdasmen. Ia menyampaikan sejumlah capaian dan harapan daerah di bidang pendidikan.

“Alhamdulillah, tahun ini ada beberapa sekolah di Kabupaten Probolinggo yang masuk program revitalisasi dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Menurut Bupati Haris, perbaikan sekolah menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia berharap ke depan lebih banyak usulan revitalisasi yang disetujui.

Selain itu, ia juga meminta perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur pendukung. Akses jalan dan fasilitas penunjang pendidikan dinilai sama pentingnya bagi kelancaran proses belajar mengajar.***