PROBOLINGGO,- Pemkot Probolinggo memastikan Alun-Alun Kota Probolinggo akan kembali dibuka untuk masyarakat pada 10 Januari 2026. Kawasan tersebut sebelumnya menjalani proses revitalisasi.
Revitalisasi dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka publik yang nyaman dan representatif di pusat kota.
Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, mengatakan penataan kawasan tidak hanya menitikberatkan pada keindahan. Fungsi dan kenyamanan pengunjung juga menjadi perhatian utama.
“Alun-alun diharapkan menjadi ruang interaksi sosial, rekreasi, sekaligus ruang hijau bagi masyarakat,” ujar Setyorini, Selasa (6/1/2026).
Ia menyebut sejumlah fasilitas telah disiapkan. Di antaranya jalur pedestrian, area duduk, penerangan kawasan, serta penataan taman.
Aspek keamanan dan ketertiban juga diperhatikan. Pemerintah ingin masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Pembukaan alun-alun akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan selama masa awal operasional.
Masyarakat pun diimbau ikut menjaga fasilitas umum. Partisipasi warga dinilai penting agar ruang publik tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemkot Probolinggo menegaskan revitalisasi alun-alun merupakan bagian dari penataan ruang kota. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Selain itu, revitalisasi ruang terbuka publik ini sejalan dengan kebijakan nasional Kementerian PUPR. Pemerintah pusat mendorong pengembangan ruang publik yang ramah lingkungan dan inklusif.***














