banner 728x90
Daerah

Ribuan Warga Bakal Demo di Depan Kantor Bupati Probolinggo, Ini Tujuannya

×

Ribuan Warga Bakal Demo di Depan Kantor Bupati Probolinggo, Ini Tujuannya

Sebarkan artikel ini
Kantor Bupati Kabupaten Probolinggo./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Ribuan masyarakat di Kabupaten Probolinggo dikabarkan akan menggelar aksi demonstrasi pada Senin (5/1/2026). Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian warga dalam menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.

Massa yang akan turun ke jalan berasal dari lima kelompok masyarakat. Mereka berencana menggelar aksi di depan Kantor Bupati Probolinggo atau kawasan Alun-Alun Kota Kraksaan.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Kelima kelompok itu antara lain Aliansi Jogo Probolinggo, LSM Rakyat Peduli, LSM Macan Putih, Aliansi Gerakan Pemuda SAE, serta Koalisi Masyarakat Independen (KMI).

Koordinator aksi, Rudy, mengatakan demonstrasi dilakukan sebagai dukungan terhadap pemerintah daerah. Termasuk mengawal proses seleksi Calon Direktur Perumahan Tirta Argopuro agar berjalan sesuai aturan.

Menurut Rudy, aksi ini juga bertujuan mencegah munculnya kepentingan tertentu yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah. Ia menegaskan masyarakat ingin Probolinggo tetap aman dan tidak terjadi kegaduhan.

Baca Juga:  Beraksi Hingga Jember, Residivis Pencurian Sapi Asal Probolinggo Akhirnya Tertangkap

Rudy menyebut pihaknya mendapat informasi akan adanya aksi dari kelompok lain. Aksi tersebut diduga berkaitan dengan ketidakpuasan terhadap hasil seleksi calon direktur perusahaan daerah tersebut.

“Kami menghormati hak siapa pun untuk menyampaikan pendapat. Namun jika demo dilatarbelakangi kepentingan pribadi dan memicu konflik, tentu harus diantisipasi,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).

Ia menambahkan, jika aksi yang muncul berpotensi mengganggu kondusifitas, maka pihaknya siap melakukan aksi tandingan. Hal itu dilakukan demi menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan daerah.

Pernyataan serupa disampaikan perwakilan LSM Rakyat Peduli, Moh. Subhan. Ia menegaskan kebebasan berpendapat harus dilakukan secara bertanggung jawab.

Subhan menilai aksi yang ditunggangi kepentingan kelompok atau individu tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, pihaknya akan turun ke jalan untuk memastikan Probolinggo tetap aman dan program pemerintah berjalan lancar.***