PROBOLINGGO,- Ratusan bus pariwisata diperkirakan memadati jalur menuju Gunung Bromo saat libur akhir tahun. Demi memastikan keselamatan wisatawan, pengawasan kendaraan diperketat sejak dini.
Dishub Kabupaten Probolinggo bersama Kemenhub Republik Indonesia menggelar rampcheck atau inspeksi keselamatan terhadap bus pariwisata yang melintas menuju kawasan wisata Gunung Bromo.
Pemeriksaan dilakukan di dua titik strategis, yakni Pasar Sukapura dan Rest Area Oleh-oleh Alia Bromo di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Kedua lokasi tersebut menjadi jalur utama pergerakan bus wisata yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan selama masa libur akhir tahun.
Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, menyampaikan bahwa rampcheck dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan.
“Rampcheck ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk memastikan bus pariwisata yang mengangkut wisatawan benar-benar laik jalan. Mulai dari sistem pengereman, ban, lampu hingga kelengkapan administrasi kami periksa secara menyeluruh,” ujarnya.
Selain aspek teknis kendaraan, Dishub juga menaruh perhatian serius pada kesiapan pengemudi.
Menurut Edy, pihaknya telah lebih dulu melakukan sosialisasi keselamatan berkendara, khususnya bagi sopir yang melintasi jalur ekstrem menuju kawasan Bromo.
“Kami sudah lebih dulu melakukan sosialisasi terkait tata cara berkendara aman, terutama di jalur turunan panjang menuju Bromo. Ini penting agar pengemudi memahami risiko dan menerapkan teknik berkendara yang benar,” jelasnya.
Dengan langkah ini, Dishub berharap perjalanan wisata ke Gunung Bromo berlangsung aman, tertib, dan minim risiko kecelakaan.***















