BOLINGGODOTCO,- Dalam Islam, tidur adalah bagian dari rahmat Allah SWT. Ia menjadi sarana untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Namun, tidak semua waktu tidur dianjurkan.
Dalam buku “Kita Hidup Hanya Tiga Hari” karya Faisal Kunhi, dijelaskan bahwa ada beberapa waktu tidur yang tidak disukai Rasulullah SAW karena dinilai tidak baik bagi kesehatan, ibadah, maupun produktivitas.
1. Tidur Sebelum Salat Isya
Rasulullah SAW tidak menyukai kebiasaan tidur sebelum Isya. Hal ini karena seseorang bisa saja tertidur pulas dan akhirnya melewatkan salat wajib tersebut. Padahal, salat Isya memiliki keutamaan besar, terutama jika dilakukan secara berjamaah.
Dalam hadits disebutkan:
“Sesungguhnya Rasulullah tidak senang tidur sebelum shalat Isya dan berbincang setelahnya.” (HR. Bukhari)
Karena itu, umat Islam dianjurkan menguatkan diri hingga selesai melaksanakan Isya.
2. Tidur pada Waktu Pagi
Waktu pagi adalah waktu penuh keberkahan. Rasulullah SAW bahkan mendoakan umatnya agar diberi keberkahan di waktu ini. Banyak ulama memandang pagi sebagai saat terbaik untuk bekerja, belajar, atau memulai aktivitas positif.
Karena itu, tidur pagi dianggap sebagai bentuk menyia-nyiakan waktu yang seharusnya dimanfaatkan dengan baik.
3. Tidur Sepanjang Hari
Islam mendorong umatnya untuk aktif dan produktif. Tidur terlalu lama, apalagi sepanjang hari, dapat melemahkan fisik dan memadamkan semangat hidup. Allah SWT berfirman bahwa malam diciptakan untuk beristirahat dan siang untuk beraktivitas.
Kebiasaan tidur berlebihan juga dapat membawa kemalasan dan menjauhkan seseorang dari keberkahan waktu.
4. Tidur Setelah Makan
Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa tidur setelah makan tidak dianjurkan. Tidur dalam keadaan perut penuh bisa mengganggu pencernaan. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut dapat memicu obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Rasulullah menganjurkan seseorang melakukan aktivitas ringan setelah makan, seperti berjalan.
5. Tidur Setelah Ashar
Tidur setelah Ashar juga termasuk waktu yang tidak disukai. Beberapa ulama salaf memberi peringatan bahwa tidur pada waktu ini dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
Disebutkan dalam riwayat:
“Barang siapa tidur setelah Ashar dan hilang akalnya, maka jangan menyalahkan siapa pun kecuali dirinya sendiri.”***














