banner 728x90
News

Coupler KA Majapahit Terlepas Sesaat Setelah Berangkat, KAI Beri Penjelasan Resmi

×

Coupler KA Majapahit Terlepas Sesaat Setelah Berangkat, KAI Beri Penjelasan Resmi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kereta Api./ Foto: Istimewa

JAKARTA,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan penjelasan resmi terkait insiden lepasnya coupler atau alat perangkai pada KA 246 Majapahit rute Pasar Senen-Malang, Jumat (14/11/2025).

Kejadian yang sempat direkam warga tersebut membuat rangkaian kereta harus berhenti tak lama setelah meninggalkan Stasiun Pasar Senen.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian KA 246 telah menjalani pemeriksaan lengkap sebelum diberangkatkan. Mulai dari kebersihan, fasilitas pelayanan, hingga pengecekan teknis dan penyambungan sarana.

“Coupler, saluran air brake, dan rantai penghubung dipastikan dalam kondisi baik. Uji rem statis juga sudah dilakukan untuk memastikan sistem pengereman normal,” kata Ixfan, Sabtu (15/11/2025).

Namun, sesaat setelah kereta mulai bergerak, coupler tersebut mengalami gangguan dan terlepas. Masinis dan asisten masinis yang memantau rangkaian dari belakang segera menerima laporan dari petugas stasiun dan warga yang melihat adanya indikasi masalah.

Baca Juga:  MKK Dukung Presiden Prabowo Berantas Korupsi di Indonesia

Beruntung, rantai pengaman dan selang air brake masih terhubung sehingga rangkaian bisa dihentikan secara aman. Petugas kemudian dengan sigap melakukan penyambungan ulang.

Setelah dicek ulang dan dinyatakan aman, KA 246 kembali melanjutkan perjalanan dengan keterlambatan hanya sekitar dua menit.

Pada saat kejadian, stamformasi KA 246 Majapahit terdiri dari Lokomotif CC201 92 12, satu kereta pembangkit, delapan kereta ekonomi, dan satu kereta makan.

KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi kesigapan petugas dan warga sekitar dalam membantu proses penanganan. Sementara itu, penyebab pasti lepasnya coupler masih dalam penyelidikan.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperkuat prosedur di lapangan dan mencegah kejadian serupa,” tegas Ixfan.***