banner 728x90
Daerah

Dorong Literasi dan Kesehatan Mental, dr Amin Cetak Generasi ‘Super Teens’ di Probolinggo

×

Dorong Literasi dan Kesehatan Mental, dr Amin Cetak Generasi ‘Super Teens’ di Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Suasana Aula Sekolah Rakyat Integrasi 7./ Foto: Kominfo

PROBOLINGGO,- Suasana Aula Sekolah Rakyat Integrasi 7, di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mendadak penuh energi positif pada Kamis siang (13/11/2025).

Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan diri bertema kesehatan mental remaja, yang turut menghadirkan psikolog Anik Widayanti sebagai narasumber utama.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang hadir langsung sebagai pembicara, mendorong para siswa agar tumbuh menjadi generasi muda yang inspiratif, bermental sehat, dan memiliki karakter kuat.

Dalam penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya mendorong budaya literasi sebagai fondasi pembentukan kualitas sumber daya manusia.

“Budaya literasi di Kota Probolinggo menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) meningkat dari 56,9 pada tahun 2023 menjadi 72,13 pada tahun 2024,” ungkapnya.

Meski Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tahun 2024 tercatat 79,02 dan mengalami sedikit penurunan, ia menilai bahwa kondisi literasi masyarakat masih berada di kategori sedang dan menjadi tantangan untuk terus ditingkatkan.

Baca Juga:  Survei LSI dan SSI: 76 Persen Warga Probolinggo Tolak Kepemimpinan Dinasti Politik

Menurut dr. Aminuddin, peningkatan minat baca harus dibarengi dengan penciptaan ruang kreatif bagi para remaja. “Kami terus mendorong agar program-program kepemudaan menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan energi dan kreativitas secara positif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa para pelajar adalah calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan kota.

“Kalian adalah tunas bangsa yang akan memimpin kota ini di masa mendatang. Manfaatkan momentum sosialisasi ini sebaik-baiknya dan terapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkrit untuk memperkuat kesehatan mental remaja sekaligus mendorong mereka menjadi “Super Teens” generasi muda Kota Probolinggo yang cerdas, kuat, dan berkarakter.***